Apa itu belajar ?

Oleh : Bambang Sutjipto

Belajar

Manusia adalah insan berakal, insan berbudi, insan sosial, dan lain-lain . Dikatakan makhluk berakal karena ia bisa berpikir,bisa bertindak, bisa memecahkan masalah melalui belajar. Belajar berasal dari awalan kata ber + ajar kalau disambung jadi bel +ajar. Ajar mempunyai makna diturut (Bhs Jawa) atau petunjuk yang diberikan kepada orang/lawan bicara supaya diketahui ( KBBI, 1990: 13), belajar mempunyai makna upaya memperoleh kepandaian atau ilmu. Belajar berdasarkan American Heritge Dictionary adalah to gain knowledge, comprehension or mastery through experience or study (untuk memperoleh pengetahuan, pemahaman atau penguasaan melalui pengalaman atau studi).

Kimble (1961)mengemukakan pengertian belajar adalah perubahan perilaku sebagai akibat dari praktik atau latihan dan perubahannya relatif permanen.( Hergenhahn,2008 : 2). Belajar dapat diartikan pula sebagai perubahan tingkah laku berkat interaksi dengan lingkunga n. Belajar dalam tulisan Sudarsono : perubahan tingkah laku pada diri individu sebagai akibat pengalaman.Ada tidaknya kegiatan belajar dapat dilihat ada tidaknya perubahan tingkah laku yang diakibatkan oleh pengalaman.Gagne(1964)mendefinisikan belajar sebagai suatu proses dimana suatu organism berubah tingkahlakunya akibat pengalaman. Pengalaman itu apa ? Pengalaman itu adalah hasil interaksi antara individu dengan suatu rangsangan dari lingkungan berupa benda misalnya air di Dieng dingin, si individu yang pernah mandi atau cuci tangan merasakan dingin, orang (montir mobil ) tahu penyebab mobil rusak, karena memang pekerjaannya mengotak atik mobil.
Beberapa pakar teori belajar mengemukakan belajar adalah sebuah media terbentuknya perilaku ( Variabel Independen ? variable media ? variable Dependen . Belajar adalah sesuatu yang terjadi (berupa tindakan) dan membuahkan sebuah pengalaman dan mendahului perubahan perilaku ( Pengalaman? Belajar ? perubahan Tingkah laku)
Kimble mengatakan bahwa perubahannya relative permanen atau menetap. Relatif adalah sesuatu yang tidak mutlak, 1) bisa permanen( menurut Winkel Bertahan lama), misalnya masa kecil seseorang belajar naik sepeda dan bisa mengendarai sepeda (Belajar aspek psikomotorik). Setelah dewasa ternyata masih mampu mengendarai sepeda tanpa belajar lagi. 2) Suatu perubahan tingkah laku dapat dihilangkan dan diganti dengan perubahan tingkah laku yang baru, misalnya seorang anak pada masa kecil nakal, setelah dewasa menjadi anak yang baik, berkat bimbingan orang tuanya (Belajar aspek afektif). 3) Berbekas (kata Winkel), seseorang melupakan sesuatu, seperti ia waktu masih kecil belajar bahasa daerah (Sunda) dalam lingkungannya sendiri, ketika beranjak dewasa bertahun-tahun merantau di Surabaya. Namun ketika pulang ke daerah kelahirannya sedikit-sedikit masih bisa berkomunikasi bahasa daerah (Sunda) dan mempelajari kembali dengan mudah dan cepat (Belajar aspek kognitif).
Belajar merupakan kegiatan mental (Winkel, 1991: 35). Kegiatan ini tidak dapat diketahui dari luar dirinya. Kegiatan yang terjadi dalam diri seseorang yang sedang belajar tidak bisa diketahui , dan tidak dapat langsung diketahui oleh orang lain, seperti seseorang itu mengetahui, mengerti, memahami tentang sesuatu tanpa orang itu melakukan atau menunjukkan sesuatu. Apabila orang tersebut melakukan atau menunjukkan aktifitas atau tingkahlaku (misalnya orang tersebut menjelaskan dengan kata-kata atau menulis atau menjawab pertanyaan ) maka tingkah laku orang tersebut dapat dilihat atau diamati. Maka dapat disimpulkan bahwa orang tersebut telah belajar.
Selain itu ada perubahan perilaku yang dapat diamati namun tidak termasuk gejala belajar. Perubahan tingkah laku apa itu ? Perubahan tingkah laku sebagai: a) akibat pertumbuhan jasmani. Perubahan ini terjadi dengan sendirinya. Misalnya masa pubertas, ia menunjukkan banyak perubahan dalam fisiknya dan perilakunya. b)akibat mengkonsumsi obat terlarang, mengalami perubahan perilakunya, misalnya mabuk, mengerang seperti kesakitan. c) akibat penyakit parah, anak kecil terserang penyakit panas, mengomsumsi obat, malah bisa menimbulkan gangguan syaraf, anak tersebut bisa cacat fisik atau gangguan bicara, lumpuh dll. d) akibat kelelahan, misalnya pelari (sprint) memecahkan record, namun stamina belum segar kembali (masih lelah) dipaksa atau mengikuti pertandingan lari estafet maka ia akan mengalami kemunduran dalam bertanding.

Proses belajar
Proses dalam bahasa Latin processus maknanya bejalan ke depan, yaitu urutan langkah-langkah atau kemajuan yang menuju suatu tujuan yang akan dicapai. Menurut Robert (1988)dalam Muhibin, 1995 proses belajar adalah langkah-langkah khusus untuk menimbulkan perubahan sampai tujuan tertentu tercapai Selanjutnya proses belajar adalah tahapan perubahan tingkah laku kognitif, afektif dan psikomotor yang terjadi pada diri peserta didik. Perubahan tersebut bersifat positif, yaitu berorientasi kearah yang lebih maju daripada kondisi sebelumnya.
Proses belajar berlangsung melalui 3 tahap:

 

  1. Acquisition(tahapan memperoleh informasi), sebagai tahap peserta didik menerima informasi sebagai stimulus dan member respon sehingga ia memiliki pemahaman atau perilaku baru. Tahap ini merupakan tahapan mendasar, bila pada tahap ini ia mengalami kesulitan dan tidak dibantu, maka akan mengalami kesulitan pada tahap berikutnya.
  2. Storage (penyimpanan imformasi, pemahaman dan perilaku baru yang diterimanya secara otomatis akan disimpan dalam memorinya. STM dan LTM
  3. Retrieval (memperoleh kembali informasi jika peserta didik mendapat pertanyaan mengenai materi yang telah diperolehnya maka ia akan mengaktifkan kembali fungsi-fungsi system memorinya untuk menjawab pertanyaan atau masalah yang dihadapinya.


Bekasi, 08052009


Sumber :

  • Hergenhahn, B.R., Matthew H. Olson.2008. Theories of Learning. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  • Sudarsono S. dkk., Teori Belajar dan Pembelajaran, FIP-UNJ 2002/2003
  • Winkel, W.S..1991. Psikologi Pengajaran. Jakarta : PT Grasindo
  • www://udhixz.wordpress.com/2008/08/13/jenis-jenis –belajar/-51k/jumat,8-5-09 jam 8.35
  • www://whndi.net/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=41-26k