Teknologi pendidikan adalah satu upaya untuk merekayasa proses pembelajaran, dari mulai desain, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan dan evaluasi dari proses pembelajaran. Prof. Yusufhadi Miarso dalam bukunya Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, Teknologi Pendidikan berusaha mengidentifikasi hal-hal yang belum jelas dan belum terpecahkan, dan mencari cara-cara baru yang inovatif sesuai dengan budaya dan hasrat manusia untuk memperbaiki dirinya.

Salah satu inovasi kreatif dalam pembelajaran di sekolah adalah pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Akan tetapi belum semua praktisi pendidikan, khususnya guru menyadari betapa bermanfaatnya penggunaan TIK dalam pembelajarannya. Selain itu, bagi mereka yang sudah mengetahui manfaatnya, belum tentu dapat mengaplikasikannya secara tepat. Berangkat dari fenomena tersebut sekelompok mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas UNJ tergerak untuk membantu para guru untuk memahami apa itu TIK sebenarnya dan bagaimana memanfaatkan kemajuan TIK dalam pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Bentuk sumbangsih tersebut adalah dengan mengadakan dua seminar seminar nasional yang bertajuk Pembelajaran Kreatif Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Pemanfaatan Software Berbasis Open Source bagi Pendidikan. Turut mengiringi kedua seminar ini adalah pameran pendidikan yang menyajikan inovasi pendidikan berbasis TIK, diantaranya adalah situs pendidikan dan ponsel pendidikan yang menyajikan konten pendidikan semisal mata pelajaran yang di Ujian Nasional-kan.
Kedua seminar dalam kegiatan tersebut menyajikan narasumber yang mumpuni di bidangnya. Pada seminar Pembelajaran Kreatif Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi nara sumber yang hadir antara lain Prof. Yusuf Hadi Miarso (guru besar Teknologi Pendidikan UNJ), Prof. Dr. Arif Rahman Hakim (praktisi pendidikan), serta Dr. Romi Wahono (praktisi ICT). Pemanfaatan Software Berbasis Open Source bagi Pendidikan dihadiri oleh narasumber pakar open source seperti Bpk. Muhidin (komunitas BLANKON), Zainal Hasibuan,P.hd, dan Agus Sediadi (staf Kemenristek).
Secara keseluruhan, kedua seminar nasional dan pameran tersebut tercakup dalam kegiatan TP In Action yang bertema FUNATIC (Fun Learning With ICT). TP In Action sendiri berlangsung dari tanggal 30 Juni-01 Juli 2010. Lebih rincinya, pameran berlangsung selama dua hari sementara seminar Pembelajaran Kreatif Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Pemanfaatan Software Berbasis Open Source bagi Pendidikan dilaksanakan masing-masing selama satu hari. Pembelajaran Kreatif Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2010 sedangkan seminar Pemanfaatan Software Berbasis Open Source bagi Pendidikan dilaksanakan pada tanggal 01 Juli 2010.
Acara TP In Action secara umum berjalan sukses dan cukup baik. Hal ini terbukti dengan animo peserta seminar yang sangat baik. Jumlah peserta kedua seminar membludak, lebih dari 150 orang hadir pada tiap seminar. Para peserta yang sebagian besar terdiri dari guru-guru rata-rata mengaku puas atas materi yang disampaikan karena memang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan mereka. Pameran yang menyajikan produk inovasi pendidikan juga tidak luput dari rasa penasaran peserta seminar dan pengunjung pameran.
Penyelenggara, yang merupakan mahasiswa dan di bawah bimbingan prodinya sedikit banyak terbayar kerja kerasnya dalam TP In Action. Animo peserta seminar yang besar membuktikan bahwa upaya mengkarabkan TIK dalam pembelajaran pada para guru serta pihak lain mendapatkan sambutan hangat. Pameran juga dapat menyajikan produk inovatif pendidikan yang sesuai dengan perkembangan TIK. Penyelenggara berharap semua ilmu yang didapat pada seminar dapat membuat para guru atau praktisi-praktisi pendidikan yang lain dapat secara kreatif dan inovatif memanfaatkan TIK dalam pembelajaran.